Apa itu temu bakat?

Suatu malam, saya menyaksikan acara Kick Andy di MetroTV. Saat itu yang menjadi bintang tamu adalah Abah Rama. Waktu saya ikuti, ternyata Abah Rama ini mengembangkan sebuah tes untuk menemukan potensi diri. Tesnya disebut tes Temu Bakat.

Tes ini dikembangkan dari Clifton Test, yang dibuat oleh Donald Clifton. Anda bisa lihat testnya di https://www.gallupstrengthscenter.com/

Tapi jangan salah, tes temu bakat ini ngga sama dengan Clifton Test. Tes ini menurut saya lebih sederhana, tapi tetap akurat hasilnya. Ditambah dengan cluster yang mengelompokkan keahlian dan bakat seseorang. Nanti Anda lihat websitenya aja deh dan baca di sana penjelasannya. Lebih lengkap. Sekarang saya mau cerita yang saya lihat di acara TV waktu itu aja.

Abah Rama cerita, dia dulu bekerja sebagai Direktur. Setelah pensiun lalu berniat akan membangun bisnis. Karena bisnis yang akan dibuat adalah mengenai potensi diri, maka sebagai uji coba Abah Rama pun ikutan tes. Ternyata hasil tes menyatakan Abah Rama tidak cocok menjadi Direktur. Waduh, selama ini jadi Direktur sampai akhirnya pensiun. Bukan ngga bisa, tapi ngga bisa maksimal, dan memerlukan usaha yang keras untuk berhasil.

Ya udah, karena memang tes menunjukkan ngga cocok jadi direktur, dan bisnis memang harus jalan, Abah Rama pun mencari seseorang untuk menjadi manager bisnisnya, dan beliau sendiri menjadi karyawan di perusahaan tersebut, sebagai seorang konsultan. Tentunya karyawan spesial ya, karena tidak bisa dipecat, bahkan bisa memecat atau mengganti direktur yang menjabat. Dan hidup menjadi lebih bahagia   🙂

Paginya, saya iseng-iseng buka website www.temubakat.com dan mengikuti tes yang disediakan di website tersebut. Hasil tes ternyata hampir serupa dengan yang dialami Abah Rama. Saya kurang cocok jadi programmer atau manager. Cocoknya jadi konsultan. Sejak saat itu, saya mencoba mencari akal untuk merubah profesi saya. Saya pikir-pikir gimana caranya biar bisa jadi konsultan, tapi yang ngga jauh dari teknologi, dan bidang apa yang akan saya tekuni.

Di akhir tahun 2017, saya menemukan bahwa Web Analytics adalah sebuah profesi baru yang menjanjikan. Memiliki range gaji yang cukup tinggi di Amerika. Dan menurut salah satu pakar web analytics terbaik di dunia, Jeff Sauer, profesi ini adalah salah satu profesi yang masih ‘aman' dalam jangka waktu puluhan tahun ke depan. Karena banyak profesi yang ada saat ini, dalam beberapa tahun ke depan sudah akan digantikan robot. Saya beli Google Analytics Certification dari Jeff Sauer. Anda bisa lihat di https://www.analyticscourse.net/store/google-analytics-certification/

Setelah saya ‘mengganti' profesi ini, kelihatannya pekerjaan menjadi jauh lebih menyenangkan. Jika bertemu calon client untuk menawarkan sesuatu pun, saya bisa berbicara lebih banyak tentang marketing dan ide-ide yang bisa dilakukan dengan kemajuan teknologi. Supaya lebih mudah untuk orang Indonesia, saya ngga pakai istilah web analytics specialist atau consultant, tapi saya pakai istilah Analisa Website.

Daripada lama-lama cerita, saya sarankan Anda ikuti tes Temu Bakat sekarang juga, dan rasakan manfaatnya. Karena hanya akan makan waktu sekitar 15 menit saja. Bisa dari laptop maupun dari hp. Ada yang gratis kok. Kalau ngga puas dengan hasil tes yang gratis dan ingin hasil yang lebih komprehensif dan mendapat penjelasan lebih dalam, Anda bisa beli tes yang berbayar.

Okay.. Ikuti tesnya sekarang dan jangan lupa komen di bawah kalau merasakan manfaatnya.
Peringatan: jangan belajar atau mempersiapkan diri sebelum tes, kecuali jika lapar, sebaiknya makan dulu  🙂

Klik www.temubakat.com

Oiya, saya ngga dibayar oleh Abah Rama dan tidak ada afiliasi apa-apa dengan temubakat.com
Hanya seorang peserta tes gratisan yang puas dan share ke temen-temennya.

Semoga bermanfaat
Daniel

Mau lihat hasil temu bakat saya?
download di sini

 

 

Your Comment